Mitsubishi Xpander Buat Kisruh Penjualan Avanza, Ertiga Mencoba Merangkak

MotoKARS.com – Lamanya vakum dari kelompok kendaraan people carrier atau MPV ternyata membuahkan hasil yang baik untuk Mitsubishi. Memang realisasinya Mitsubishi berkecimpung di dunia Low MPV ini bisa dibilang sangat sangat lama karena baru hadir di 2017 sedangkan Avanza sudah ada sejak 2004, Ertiga hadir di 2012, Spin (Alm.) hadir di 2014 dan Mobilio hadir di 2014. Namun mereka sudah tahu konsekuensinya, ketertinggalan jauh ini harus dibalikkan dengan membuat sesuatu yang spektakuler untuk pasar Low MPV.

Mitsubishi Xpander sendiri membuat terobosan dengan tampilan yang terlihat futuristik seperti mobil global saat ini. Coba bandingkan saja tanpa melihat headlamp ala ala Juke itu, model desainnya memang terlihat dari alam lain apabila dibandingkan dengan Low MPV lain yang cenderung desainnya main aman. Main aman dalam artian easy looking, enak dilihat semua orang, tapi enak dilihat jangan disalah artikan dengan keren. Enak dilihat seperti Avanza seperti Innova dan seperti Fortuner, yah rata rata gaya desainnya Toyota juga sih.

Memang gaya desain Xpander yang seperti ini juga membuat tidak semua orang mudah mencerna desainnya, namun sesuatu yang futuristik sendiri punya tempat tersendiri di kalangan mayoritas orang. Tapi bisa diterima juga kalau ada yang berpendapat gaya desain ini membuat Xpander setidaknya bisa bertahan lama sampai 7 tahun kedepan. Yah kalau-kalau Mitsubishi hanya minor change Xpander ya tidak terlihat basi lah… Tapi patut diingat juga kalau penjualan mobil di Indonesia rata rata di kota besar dan mereka welcome dengan sesuatu yang futuristik. Sehingga tak heran jika Xpander bisa membukukan penjualan yang tinggi selama di GIIAS 2017.

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku APM Mitsubishi di Indonesia baru baru ini membeberkan penjualan Xpander. Melalui Kompas Otomotif, MMKSI menyebutkan selama di GIIAS 2017 Xpander sudah laku sebanyak 5.281 unit. Bahkan untuk Pajero Sport saja hanya laku sebanyak kurang dari 1.000 unit dan Outlander Sport hanya bisa sebanyak 49 unit saja. Namun apabila Xpander diakumulasikan penjualannya dengan data penjualan nasional per 20 Agustus 2017 maka mobil ini sudah laku 7.489 unit.

Bahkan jika dibandingkan dengan Avanza menurut data wholesale Gaikindo per Juli 2017, Avanza hanya membukukan penjualan 9.100 unit sedangkan untuk bulan ini Xpander laku 7.489 unit. Tentu masih banyak pe-er yang MMKSI harus benahi dari Xpander seperti inden unit yang mengular bahkan sampai tahun depan dan lain sebagainya. Namun apabila MMKSI berhasil mengatasi ini ditambah menjaga euforia Xpander sampai kedepannya rasanya bukan hal yang sulit untuk menjadi big three penjualan Low MPV. Yah menyampingkan bahwa penjualan kadang memang selalu manis di awal saja.

Di hal lain menurut data penjualan wholesales Gaikindo, Honda Mobilio pada bulan juni hanya terjual 1.314 unit saja dan pada bulan Juli hanya terserap 739 unit. Hal mengejutkan lainnya adalah Suzuki Ertiga di bulan Juli yang mencatat penjualan 2.894 unit menyalip Xenia yang harus puas di 2.796 unit. Namun apabila ditotal data penjualan sepanjang 2017 maka Xenia masih unggul di posisi ketiga setelah Mobilio. Namun yang admin khawatirkan adalah penjualan Xenia dan Ertiga yang harus defensif melawan Xpander bahkan Wuling sekalipun. Well kita lihat kedepannya saja.

Baca juga artikel menarik lainnya mas bro :