Produksi Toyota Etios Valco Dihentikan, Toyota Andalkan Agya

MotoKARS.com – Mungkin beberapa dari kita masih berpikir bahwa apapun yang dibuat oleh Toyota pasti laris. Mau bentuknya kayak apapun tetep saja menyandang logo Toyota menjadi suatu jaminan laris.

Namun kenyataannya tidaklah begitu, karena beberapa produk Toyota ada juga yang sempat gagal bahkan pemirsa mungkin terasa asing mendengar.

Jika pemirsa pernah mendengar Toyota NAV1 maka mobil ini dirasa kurang mencuri perhatian publik. Padahal kenyataannya Toyota NAV1 sering diboyong Toyota pada saat pameran manapun.

Akhirnya tahun lalu Toyota mendiscontinue NAV1 dan mengganti dengan Toyota Voxy yang lebih fresh. Selain itu ada juga Toyota Mark X yang penjualannya tidak terlalu baik disini, bahkan sampai ada promo beli Mark X bonus Avanza.

Namun dua mobil itu adalah segmen premium, untuk yang tidak premium bisa dilihat Toyota Etios Valco yang dijual sejak 2013. Mobil ini memang sengaja ditempatkan untuk mengisi celah pasar dibawah Yaris.

Kemunculan Etios sendiri memang digadang gadang untuk persiapan sang LCGC, Toyota Agya. Namun pada Oktober 2017 yang lalu Toyota memutuskan tidak memproduksi Etios Valco lagi meski model facelift di India sudah tampil.

Perihal discontinue dari produk Toyota Etios Valco, Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM), tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Ia meyakini bahwa Toyota sudah mencukupinya dengan 2 produk hatchback untuk penjualan pasar tanah air.

“Di segmen hatchback, Toyota memiliki dua produk yaitu Agya di segmen entry hatchback dan Yaris di segmen medium hatchback,” ujar Soerjopranoto.

“Saat ini, kami punya produk yang mengisi segmen hatchback, sehingga Toyota tidak akan mengalami kekosongan di segmen ini. Terlebih lagi, pilihan engine yang ditawarkan juga cukup beragam di hatchback yaitu 1.0L, 1.2L, dan 1.5L sehingga masyarakat semakin memiliki beragam pilihan,” tambahnya.

Namun banyak beberapa faktor mengapa Toyota Etios Valco ini kurang beruntung dalam penjualannya. Untuk faktor dari luar sendiri memang patut diakui kalau Toyota masih fokus dengan 2 produk andalannya seperti Yaris dan Agya.

Hal ini membuat Etios Valco agak kabur kanginan penjualannya. Tapi faktor dari dalam sendiri memang ada, patut diajui bahwa Etios Valco adalah hasil develop dari Toyota India.

Maka cukup wajar apabila Etios Valco kurang diterima konsumen Indonesia karena selera pasarnya pun berbeda. Tampilan Etios Valco pun tidak bisa dibilang menarik, bahkan kalau dilihat dari kompetitor sejenis, modelnya terlalu mundur seperti model mobil tahun 1990-2000.

Tidak hanya terlihat kurang bagus saat disawang-sawang. Bahkan untuk masuk ke interior juga terasa kurang menyenangkan dilihat. Bahkan masih mending Toyota Agya kemana mana.

Setidaknya yang masih bisa diacungi jempol adalah mesinnya 1200 cc yang memang terasa hemat BBM. Nah karena mesin ini sudah dipergunakan oleh Agya dan Calya maka Etios Valco menjadi dipertanyakan posisinya.

So pada akhirnya praktis Toyota hanya mengandalkan 2 produk untuk segmen Hatchback. Bagaimana pendapat pemirsa sekalian, silahkan beri pendapat di bawah ini.